Tahukah Anda Cara Kerja Koil Pada Motor? Ternyata Seperti Ini

- 16 Januari 2024, 11:09 WIB
illustrasi-Dok.koil-motor.
illustrasi-Dok.koil-motor. /kabar-sumedang/dedi suhandi/

KABAR SUMEDANG - Koil pada motor berfungsi sebagai alat untuk mengubah tegangan rendah dari baterai menjadi tegangan tinggi yang diperlukan untuk memicu mesin. Koil pada motor bekerja dengan mengubah arus listrik bolak-balik menjadi tegangan tinggi melalui proses induksi elektromagnetik.

Koil pada motor terdiri dari dua kumparan kawat tembaga yang terbuat dari kawat super tipis dan halus. Kumparan primer terdiri dari beberapa lilitan kawat tembaga dan berfungsi sebagai sumber daya listrik pada koil. Kumparan sekunder terdiri dari lebih banyak lilitan kawat tembaga dan berfungsi untuk memperkuat sinyal listrik dari kumparan primer yang diperlukan untuk memicu mesin.

Koil pada motor bekerja dengan cara mengubah tegangan rendah dari baterai menjadi tegangan tinggi yang dapat memicu mesin. Kumparan primer pada koil terhubung ke baterai melalui saklar dan resistor. Ketika saklar dinyalakan, arus listrik mulai mengalir dari baterai menuju kumparan primer dengan arah yang sama.

Baca Juga: Ini Performa Motor Sport Yamaha R15 yang Perlu Diketahui Peminatnya

Ketika arus listrik mengalir melalui kumparan primer, ia membentuk medan magnetik yang melingkupi kumparan. Medan magnetik ini kemudian mempengaruhi kumparan sekunder dan memicu sinyal listrik tinggi di dalamnya. Sinyal listrik tinggi yang dihasilkan oleh kumparan sekunder ini kemudian mengalir ke sesor pengapian dan kemudian memicu mesin.

Pada motor dengan sistem pengapian konvensional, koil bekerja pada frekuensi 50 Hz hingga 150 Hz. Namun, pada motor yang menggunakan sistem pengapian elektronik, koil dapat bekerja pada frekuensi lebih tinggi hingga 150-500 Hz.

Lantas, apa saja fungsi koil pada motor? Koil pada motor memiliki fungsi yang sangat penting dalam memastikan mesin dapat berjalan dengan sempurna. Berikut merupakan beberapa fungsi koil.

Baca Juga: Keunggulan Motor Tua Pabrikan Suzuki FR

• Memperkuat Sinyal Listrik

Koil pada motor memperkuat sinyal listrik dari baterai sehingga dapat menciptakan tegangan tinggi yang diperlukan untuk memicu mesin. Kumparan sekunder pada koil bertanggung jawab untuk memperkuat sinyal listrik dari kumparan primer dan mengubahnya menjadi sinyal listrik yang lebih kuat dan bertenaga.

• Memastikan Tegangan Stabil

Koil pada motor juga berfungsi untuk memastikan tegangan yang diperlukan untuk memicu mesin stabil dan tidak berubah-ubah. Hal ini sangat penting untuk memastikan mesin dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan daya yang optimal.

Baca Juga: Trend Modif Motor Trail Tua

• Mengurangi Konsumsi Bahan Bakar

Koil pada motor juga membantu mengurangi konsumsi bahan bakar dengan mengatur waktu pembakaran mesin secara lebih efisien. Dengan memastikan waktu pembakaran yang tepat, motor dapat menghasilkan daya yang lebih optimal dan menggunakan bahan bakar yang lebih efisien.

Demikian, koil pada motor memainkan peran yang sangat penting dalam memastikan mesin dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan daya yang optimal. Koil pada motor bekerja dengan mengubah tegangan rendah dari baterai menjadi tegangan tinggi yang dapat memicu mesin.

Selain itu, koil juga memiliki beberapa fungsi penting lainnya seperti memperkuat sinyal listrik, memastikan tegangan stabil, dan mengurangi konsumsi bahan bakar. Dengan pemahaman yang baik tentang cara kerja dan fungsi koil pada motor, Anda dapat memastikan mesin motor Anda bekerja dengan baik dan memiliki masa pakai yang optimal.***

Editor: Devi Supriadi


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah